Dinkes Bengkalis Gelar Bimtek Keamanan Pangan





  • Siaran Pers
  • Nomor: 400.14.4.3/161/KOM.IKP
  • Sabtu 23 Mei 2026 
  • Dinkes Bengkalis Gelar Bimtek Keamanan Pangan

BENGKALIS– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) sebagai upaya meningkatkan mutu dan keamanan produk pangan lokal agar semakin mampu bersaing.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA IT Al-Kautsar Mandau pada 22–23 Mei 2026 tersebut dibuka Kepala Dinkes Bengkalis Ermanto, SKM, MKM yang diwakili Sekretaris Hj. Akna Juita, S.E.

Dalam sambutannya, Akna Juita mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahun keempat yang dilaksanakan Dinkes Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadikan Indonesia sebagai negara maju, berdaya saing dan memiliki sumber daya manusia unggul.

“Salah satu fondasi utama menuju Indonesia Emas adalah terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif. Hal tersebut tentu tidak dapat dipisahkan dari tersedianya pangan yang aman dan berkualitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Bengkalis “Bermasa” (Bermarwah, Maju dan Sejahtera) serta Unggul di Indonesia.

Nilai bermarwah, kata dia, tercermin dari komitmen pelaku usaha dalam menjaga kualitas, kejujuran dan tanggung jawab terhadap keamanan produk yang dihasilkan. Sedangkan nilai maju diwujudkan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing.

“Sementara nilai sejahtera dapat dicapai melalui berkembangnya usaha masyarakat yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga maupun masyarakat secara luas,” katanya.

Akna Juita berharap seluruh peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama Bimtek dalam proses produksi dan pengolahan makanan sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.

Ia juga menyampaikan Dinkes Kabupaten Bengkalis akan melakukan monitoring dan evaluasi pada Juni hingga Juli mendatang guna memastikan peserta berhasil menerapkan praktik keamanan pangan yang benar.

“Kami mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu tidak hanya mutu produk yang meningkat, tetapi juga kepercayaan konsumen terhadap produk IRTP akan semakin baik,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Bengkalis M. Jepri, S.H, M.M didampingi Ketua Panitia Mirna Junita, S.Farm, Apt, M.K.M menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keamanan dan mutu produk pangan industri rumah tangga yang beredar agar mampu bersaing di pasar modern, baik domestik maupun internasional.

Bimtek tersebut diikuti sebanyak 50 pelaku usaha dari seluruh Kabupaten Bengkalis. Sebanyak 40 peserta berasal dari Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Rupat. Sedangkan 10 peserta lainnya berasal dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bandar Laksamana dan Siak Kecil.

"Kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan keamanan dan mutu produk pangan industri rumah tangga yang beredar sehingga lebih dapat bersaing," ujar Jepri.

Kegiatan Bimtek ini menggadirkan narasumber dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Kabupaten Bengkalis, Penyuluh Keamanan Pangan Kabupaten Bengkalis serta dari Dinkes.


Tulis Komentar

Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID