Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
BENGKALIS — Pemerintah Kecamatan Bengkalis bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa (PMD), Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik)
Kabupaten Bengkalis, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan pembinaan
dan sosialisasi Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Bertempat di Balai
Panglima Minal, Kantor Camat Bengkalis. Rabu, 28 Oktober 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman
aparatur pemerintah desa dan kelurahan mengenai pentingnya pengelolaan data
yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar
perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan.
Dalam sambutannya, Camat Bengkalis, Rafli
Kurniawan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Desa Cantik.
Ia menegaskan bahwa data merupakan salah satu unsur penting dalam menentukan
arah pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah desa dan kelurahan perlu
memiliki data yang valid dan terbaru agar setiap program pembangunan dapat
disusun berdasarkan kebutuhan serta kondisi nyata masyarakat.
“Melalui Program Desa Cantik ini, kami berharap
pemerintah desa dan kelurahan semakin memahami pentingnya pengelolaan data yang
baik, mulai dari pengumpulan, pemutakhiran hingga pemanfaatannya dalam
perencanaan pembangunan. Data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan akan
membantu pemerintah dalam menentukan program prioritas sehingga pembangunan
yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi
masyarakat,” ujar Rafli.
Rafli juga berharap adanya sinergi dan koordinasi
yang berkelanjutan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan,
BPS, Diskominfotik, serta perangkat daerah terkait dalam mendukung keberhasilan
Program Desa Cantik di Kecamatan Bengkalis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan bahwa Program Desa
Cinta Statistik merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten
Bengkalis dan BPS Kabupaten Bengkalis dalam memperkuat tata kelola data di
tingkat desa dan kelurahan.
“Program Desa Cantik sangat penting karena membantu kepala desa dan lurah dalam memperoleh data yang akurat, tervalidasi, dan terdigitalisasi. Dengan ketersediaan data yang berkualitas, pemerintah desa dan kelurahan dapat lebih mudah menjadikan data sebagai dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan maupun mengambil kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ismail.
Ia berharap ke depan Program Desa Cantik dapat
diterapkan di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bengkalis agar
pengelolaan data semakin baik, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat.
Ismail juga menekankan bahwa data desa tidak hanya berfungsi sebagai bahan administrasi, tetapi juga menjadi dasar untuk mengenali potensi ekonomi, kondisi sosial masyarakat, kebutuhan pelayanan publik, serta peluang pengembangan desa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, BPS, Diskominfotik, dan perangkat daerah terkait agar pengelolaan data dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPS Bengkalis hadir
sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai konsep, tujuan, serta
pelaksanaan Program Desa Cantik.
Dalam pemaparannya, Sudiro menjelaskan bahwa Desa
Cantik merupakan program pembinaan statistik yang bertujuan meningkatkan
literasi statistik aparatur desa, memperbaiki kualitas data, serta mendorong
pemanfaatan statistik dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan desa.
“Kami berharap seluruh data yang dikelola oleh
pemerintah desa dan kelurahan dapat dikembangkan menjadi data statistik
sektoral dan terintegrasi ke dalam Portal Satu Data Indonesia. Dalam hal ini,
BPS Kabupaten Bengkalis siap membantu dan mendampingi bapak dan ibu dalam
mengembangkan serta meningkatkan kualitas data tersebut agar dapat dimanfaatkan
secara optimal untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Sudiro.
Ia menekankan bahwa desa merupakan salah satu
sumber penting data pembangunan. Oleh karena itu, aparatur desa perlu memahami
cara mengumpulkan, mengolah, memeriksa, dan menyajikan data secara benar agar
informasi yang dihasilkan dapat menggambarkan kondisi masyarakat secara akurat.
Kepala Bidang Data Statistik Diskominfotik
Kabupaten Bengkalis, Azmar, menyampaikan bahwa Diskominfotik memiliki peran
dalam mendukung tata kelola data daerah melalui penyelenggaraan Satu Data
Indonesia, koordinasi data statistik sektoral, standardisasi data, serta
pemanfaatan teknologi informasi sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan Program Desa
Cantik memerlukan pengelolaan data yang terstruktur, mulai dari proses
pengumpulan, pemeriksaan, pemutakhiran, hingga pemanfaatan dan penyebarluasan
data sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui Program Desa Cantik, kita berharap
pemerintah desa semakin memahami pentingnya data yang berkualitas. Data yang
dikelola dengan baik akan menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan
yang tepat sasaran sekaligus mendukung terwujudnya Satu Data Kabupaten
Bengkalis,” ujarnya.
Azmar juga menegaskan bahwa koordinasi antara
Diskominfotik dan BPS sangat diperlukan untuk memastikan data yang dihasilkan
pemerintah desa dapat dikelola secara konsisten dan dimanfaatkan untuk
mendukung pembangunan daerah.#DISKOMINFOTIK
Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46:01 WIB
Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42:11 WIB
Selasa, 07 Februari 2023
Kamis, 19 Januari 2023
Rabu, 18 Januari 2023
Dibaca : 285 Kali
Dibaca : 124 Kali
Dibaca : 210 Kali
Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID