Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
BENGKALIS – Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis
mengikuti kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi Seri Kelima yang ditaja Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Kamis 29 Oktober 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pemilu Inklusif
Menjamin Kesetaraan Gender, Akses untuk Kaum Marginal dan Disabilitas.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan diskusi
bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya penyelenggaraan
pemilihan umum (pemilu) yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan kepada
seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Hadir sebagai pemateri, Anggota KPU Kabupaten
Bengkalis, Sri Jumarni, dengan moderator Riki Harianto, yang merupakan staf
pelaksana KPU Kabupaten Bengkalis.
Dalam pemaparannya, Sri Jumarni menekankan
pentingnya mewujudkan pemilu yang inklusif dengan menjunjung tinggi prinsip
kesetaraan serta memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menggunakan
hak pilihnya tanpa diskriminasi.
Menurutnya, demokrasi yang berkualitas adalah
demokrasi yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan,
kelompok marginal, dan penyandang disabilitas. Oleh karena itu, akses terhadap
informasi, fasilitas, serta proses pemilu perlu diperhatikan agar setiap warga
negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh edukasi
dan literasi mengenai pelaksanaan pemilu yang inklusif, mulai dari pentingnya
kesetaraan hak hingga upaya memastikan seluruh masyarakat dapat menggunakan hak
pilihnya secara bebas dan setara.
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga
diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk mempelajari kepemiluan
secara lebih mendalam melalui pendekatan akademik, sekaligus membangun
kesadaran kritis terhadap tantangan dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif.
Salah seorang mahasiswa Program Studi Bisnis
Digital, Cahaya Azhara Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan
manfaat dan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pemilu
inklusif.
Menurut Cahaya, materi yang disampaikan membuka
ruang pemikiran kritis mengenai bagaimana prinsip pemilu inklusif dapat
diterapkan secara nyata, sehingga hak pilih seluruh masyarakat dapat
tersalurkan tanpa adanya diskriminasi.
Sementara itu, dosen pendamping, Defitri Akbar,
berharap kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi dapat terus dilaksanakan secara
berkelanjutan. Dengan demikian, pemahaman mahasiswa mengenai sistem dan proses
kepemiluan dapat semakin meningkat.
Ia juga berharap materi yang diperoleh melalui
kegiatan tersebut dapat dielaborasikan dengan pembelajaran di dalam kelas,
sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teoritis,
tetapi juga mampu mengkaji penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan
bernegara.
Melalui kegiatan Kelas Pemilu dan Demokrasi ini, sinergi antara KPU Kabupaten Bengkalis dan kalangan perguruan tinggi diharapkan dapat terus diperkuat dalam meningkatkan literasi kepemiluan, menumbuhkan kesadaran demokrasi, serta mendorong terwujudnya pemilu yang inklusif, adil, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.#DISKOMINFOTIK
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:11:10 WIB
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06:56 WIB
Selasa, 07 Februari 2023
Kamis, 19 Januari 2023
Rabu, 18 Januari 2023
Dibaca : 292 Kali
Dibaca : 131 Kali
Dibaca : 214 Kali
Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID