Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
Website Resmi PPID Kabupaten Bengkalis Riau
·
Siaran Pers
·
Nomor: 400.14.4.3/495/KOM.IKP
· Senin, 2 November 2026
Wamen Nezar Patria: Saatnya Startup Aceh Menciptakan AI Berbasis Bahasa Lokal
Jakarta- Aceh berpeluang mengambil peran dalam industri
kecerdasan artifisial (AI) melalui pengembangan teknologi berbasis bahasa dan
kebutuhan masyarakat lokal.
Wakil
Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengajak anak muda, perguruan
tinggi, dan startup Aceh mengembangkan _Large Language Model_ (LLM) berbahasa
Aceh melalui Garuda Spark Innovation Hub agar daerah tidak sekadar menjadi
pasar, tetapi ikut melahirkan inovasi AI yang dapat bersaing di tingkat
nasional.
“Saya
mendambakan ada _large language model_ bahasa Aceh. Bisa ya kita bikin ya
bahasa Aceh? Karena itu sangat penting karena kita punya keunikan sendiri,”
ujarnya dalam Seminar Terbuka bertema Aceh dalam Peta AI Nasional:
Infrastruktur, Talenta, dan Ekosistem di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN)
Ar-Raniry, Banda Aceh, Senin (2/11/2026).
Menurut
Wamen Nezar, pengembangan AI berbasis bahasa lokal membuka peluang kolaborasi
antara bidang linguistik dan ilmu komputer. Bahasa tidak hanya menjadi sarana
komunikasi, tetapi juga mencerminkan struktur berpikir dan cara masyarakat
memahami dunia. Karena itu, pengembangan model bahasa Aceh dapat menjadi
langkah penting untuk menghadirkan teknologi yang lebih sesuai dengan
karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Linguistik
dipadukan dengan _computer science._ Hari ini inilah yang kemudian membuat
_artificial intelligence_ makin dekat dengan cara berpikir manusia,” jelasnya.
Untuk
mendukung pengembangan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital berencana
membuka Garuda Spark Innovation Hub di Banda Aceh melalui kerja sama dengan
pemerintah kota.
Fasilitas
ini disiapkan sebagai pusat pelatihan, inovasi, dan pengembangan startup yang
ingin mengadopsi teknologi AI dalam berbagai sektor.
Wamen
Nezar menjelaskan keberadaan Garuda Spark diharapkan dapat membantu anak muda
Aceh mengembangkan solusi teknologi untuk menjawab persoalan masyarakat, mulai
dari layanan kesehatan, pertanian, perikanan, hingga pendidikan.
Dengan
demikian, pemanfaatan AI tidak berhenti pada penggunaan aplikasi yang sudah
tersedia, tetapi berkembang menjadi kemampuan menciptakan produk dan layanan
digital sendiri.
“Insyaallah
akan kita buka bekerja sama dengan Wali Kota Banda Aceh. Kementerian Komdigi
melalui Direktorat Jenderal Ekosistem Digital akan membuka Garuda Spark di
Aceh,” ungkapnya.
Ia
menilai Aceh memiliki modal sumber daya manusia dan ekosistem pendidikan yang
dapat mendukung pengembangan AI. Keberadaan perguruan tinggi serta antusiasme
sivitas akademika dalam mengadopsi teknologi menjadi peluang untuk memperkuat
posisi Aceh dalam peta pengembangan AI nasional. Namun, peluang tersebut perlu
diikuti dengan peningkatan keterampilan digital.
Wamen
Nezar mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta
digital hingga 2030, sementara kemampuan penyediaannya saat ini baru sekitar
empat juta. Kesenjangan tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi
generasi muda untuk memasuki bidang pekerjaan baru yang berkembang seiring
kemajuan teknologi.
Menurutnya,
kebutuhan talenta digital tidak terbatas pada lulusan bidang teknik atau
komputer. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, termasuk bahasa dan
linguistik, memiliki kesempatan berkontribusi dalam pengembangan AI sepanjang
mampu menguasai keterampilan teknologi yang dibutuhkan.
Pengembangan
model bahasa Aceh menjadi salah satu peluang konkret untuk menunjukkan bahwa
daerah dapat berkontribusi dalam industri AI nasional melalui keunggulan dan
kekhasan lokal.
“Saya
ingin melihat _startup-startup_ Aceh bisa berada di top 10 pentas nasional. Dan
itu harus dihasilkan oleh rekan-rekan semua, anak-anak muda Aceh,”
pungkasnya.#DISKOMINFOTIK
Selasa, 03 November 2026 - 15:55:24 WIB
Selasa, 03 November 2026 - 15:44:09 WIB
Selasa, 07 Februari 2023
Kamis, 19 Januari 2023
Rabu, 18 Januari 2023
Dibaca : 433 Kali
Dibaca : 123 Kali
Dibaca : 310 Kali
Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID