Tampil Memukau, Sri Junjungan Raih Juara Pertama Lomba Tari Zapin Melayu se-Riau





  • Siaran Pers
  • Nomor: 400.14.4.3/200/KOM.IKP
  • Senin, 15 Juni 2026
  • Tampil Memukau, Sri Junjungan Raih Juara Pertama Lomba Tari Zapin Melayu se-Riau

BENGKALIS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri-putri terbaik Kabupaten Bengkalis. Grup Sri Junjungan  berhasil meraih Juara I pada ajang Lomba Senam Kreasi dan Tari Zapin Melayu yang ditaja Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Riau.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa seni budaya Melayu, khususnya Tari Zapin Meskom, masih mampu tampil unggul dan memikat perhatian dewan juri maupun penonton di tingkat Provinsi Riau.

Ketua Grup Sri Junjungan, Noni Lestari Handayani, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih timnya tersebut.

“Alhamdulillah, Tari Zapin Meskom memang memiliki daya tarik tersendiri dan tidak diragukan lagi kualitasnya. Setelah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai ajang, kali ini Grup Sri Junjungan kembali berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di tingkat Provinsi Riau,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.

Pada perlombaan tersebut, Grup Sri Junjungan diperkuat oleh Noni Lestari Handayani, Farah Maulanie Febrianty, Mira Novita, Rikha Lulinda, dan Suryawati. Dengan penuh percaya diri, kelima penari menampilkan gerakan Tari Zapin Melayu yang anggun, energik, serta sarat nilai budaya Melayu.

Menariknya, para anggota Grup Sri Junjungan  merupakan penari senior yang pernah berjaya pada masanya. Meski tergolong penari veteran, semangat dan kemampuan mereka tetap terjaga, sehingga mampu menyisihkan 13 grup peserta lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Selain itu, latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah menjadi kunci keberhasilan kami,” tutur Wan Syafrida yang akrab disapa Ida.
Pada ajang tersebut.

Juara I berhasil diraih Grup Sri Junjungan  dari Kabupaten Bengkalis. Sementara Juara II diraih Grup Al Hidayah Provinsi Riau dan Juara III diraih Grup Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Tari Zapin Meskom tetap eksis dan memiliki tempat di hati masyarakat. Sebagai salah satu warisan budaya Melayu yang berasal dari Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, tari ini terus mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya pelestarian budaya daerah.

Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk memperkenalkan dan melestarikan Tari Zapin Meskom, di antaranya pelaksanaan Tari Zapin Meskom massal yang melibatkan IGTKI se-Kabupaten Bengkalis di Lapangan Tugu Bengkalis, hingga partisipasi dalam Tari Zapin Meskom massal tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru yang berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan melibatkan 3.000 peserta.

Wan Syafrida berharap prestasi yang diraih Grup Sri Junjungan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah.

“Kami berharap Tari Zapin Meskom tetap lestari di tengah derasnya arus informasi dan digitalisasi. Yang paling penting, kesenian ini terus diminati dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas budaya Melayu Bengkalis,” pungkasnya.#DISKOMINFOTIK


Tulis Komentar

Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID