Kukerta UNRI Dampingi UMKM Selatbaru Go Digital





  • Siaran Pers
  • Nomor: 400.14.4.3/276/KOM.IKP
  • Jumat, 10 Juli 2026 
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 Dampingi UMKM Selatbaru Go Digital Melalui Google Maps dan QRIS

BENGKALIS– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Berdampak Tahun 2026 melaksanakan pendampingan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, melalui pembuatan lokasi usaha di Google Maps serta penerapan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS.

Ketua Kelompok Kukerta UNRI Desa Selatbaru, Muhammad Azlan, Jumat, 10 Juli 2026, mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

"Salah satu program yang kami laksanakan selama Kukerta Berdampak 2026 di Desa Selatbaru adalah membantu pelaku UMKM mengenal digitalisasi melalui pendaftaran lokasi usaha di Google Maps dan penggunaan sistem pembayaran digital QRIS," ujar Azlan.

Menurutnya, selama proses pendampingan, para pelaku UMKM memberikan respons yang sangat positif terhadap program tersebut. Digitalisasi usaha dinilai mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

"Alhamdulillah, para pelaku UMKM sangat menyambut baik program ini. Mereka merasa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap pengembangan usaha kecil di desa," tambahnya.

Melalui pendampingan secara langsung, mahasiswa Kukerta membantu pelaku UMKM membuat profil usaha di Google Maps, melengkapi informasi usaha, serta memberikan edukasi mengenai manfaat transaksi non-tunai menggunakan QRIS. 

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong adaptasi terhadap perkembangan ekonomi digital.

Azlan menjelaskan, program tersebut juga bertujuan memudahkan masyarakat maupun wisatawan menemukan lokasi usaha melalui Google Maps, sekaligus memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi secara digital. 

Hal ini dinilai penting mengingat Desa Selatbaru merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang banyak dikunjungi masyarakat dari Kecamatan Bengkalis maupun luar Pulau Bengkalis.

Sementara itu, Kepala Desa Selatbaru, Rahayu Nendang, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta UNRI. 

Menurutnya, program digitalisasi UMKM menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Digitalisasi usaha tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pasar, efisiensi pelayanan, serta kesiapan UMKM menghadapi perkembangan sistem ekonomi digital. 

Keterlibatan aktif para pelaku UMKM selama kegiatan juga menjadi bukti terjalinnya kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak UMKM di Desa Selatbaru yang terdigitalisasi sehingga mampu meningkatkan daya saing, memperluas pemasaran, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan, serta memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Program pendampingan digitalisasi UMKM, khususnya pendaftaran Google Maps dan QRIS, dilaksanakan oleh sepuluh mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 Desa Selatbaru, yakni Muhammad Azlan, Riski Nabila Harahap, Khusnul Khotimah, Muhammad Dede Abdul Roh, Welti Fildayani, Sri Haryanti, Suci Anindia, Annisa Caedsara Ramadhani, Muhammad Rizal, dan Romulus Gunawan Purba.

Adapun sejumlah UMKM yang telah mendapatkan pendampingan antara lain UMKM Aneka Cemilan Zizi, UMKM Alpukat Kocok, UMKM Minuman WJZ, serta UMKM pengolahan lempok durian.#DISKOMINFOTIK


Baca Juga
Tulis Komentar

Copyright © 2020 PPID Kabupaten Bengkalis - Design By TIM IT PPID